Sebuah ruang refleksi untuk suami dan ayah muda yang sedang berusaha menjadi family man, di tengah tekanan kerja, rutinitas, dan harapan keluarga yang tidak selalu mudah dijelaskan.
“Mungkin selama ini kamu diam, bukan karena tidak peduli. Tapi karena terlalu banyak yang kamu tahan sendiri.”
Strength in Silence. Purpose in Presence.
01 / PROBLEM
Ada laki-laki yang pulang kerja dengan tubuh lelah, tapi tetap mencoba hadir di rumah. Ada yang ingin jadi suami dan ayah yang baik, tapi tidak selalu punya ruang untuk menjelaskan isi kepalanya.
01
Sudah berusaha jadi family man, tapi tetap merasa disalahkan.
02
Tekanan kerja tinggi, tapi rumah belum terasa sebagai tempat pulang.
03
Terlibat urusan domestik, tapi sering merasa tidak terlihat.
04
Punya ilmu parenting, tapi bingung cara menerapkannya.
05
Jenuh dengan rutinitas hidup yang terasa hanya berulang.
06
Ingin berhasil dalam keluarga, tapi sedang kehilangan arah.
02 / RUANG AMAN
“The Silent Man” hadir bukan untuk menghakimi laki-laki. Bukan juga untuk menyalahkan suami atau ayah. Ini adalah ruang untuk berhenti sejenak, membaca ulang perjalanan hidup, dan menemukan kembali arah sebagai laki-laki dalam keluarga.
03 / UNTUK SIAPA
04 / EXPERIENCE
01
Disambut dengan nyaman
Peserta masuk ke ruang yang tidak mengintimidasi, tidak ramai, dan tidak menghakimi.
02
Bukan hanya sekadar kajian
Dipandu oleh pembicara utama dan didampingi tim FATHERMAN agar pengalaman belajar terasa lebih personal.
03
Refleksi dan Terapi Menulis
Peserta diajak menjawab: “Dimanakah kita hari ini?”
04
Ruang untuk didengar
Peserta diberi ruang untuk bicara, mendengar, dan merasa tidak sendirian dalam perjalanannya.
05
Sharing dari Pembicara Utama
Bersama Ustadz Bendri, membahas peran laki-laki, keluarga, dan arah hidup secara membumi.
06
Rencana kembali ke rumah
Peserta pulang membawa satu langkah nyata yang bisa dilakukan di rumah.
05 / VALUE
Lebih mengerti diri sendiri
Memahami tekanan, luka, dan pola diam yang selama ini dibawa.
Lebih jelas dalam peran keluarga
Bukan sekadar pencari nafkah, tapi juga tempat aman bagi pasangan dan anak.
Lebih mampu menerapkan ilmu parenting
Dari teori menjadi langkah kecil yang bisa dilakukan di rumah.
Lebih tenang menjalani hidup
Menemukan kembali arah sebagai laki-laki, suami, dan ayah.
Teman Bicaramu Kali Ini
06 / SPEAKER
Sosok yang dikenal luas dalam pembahasan keluarga, pengasuhan, dan peran ayah. Dalam The Silent Man, materi dibawakan dengan pendekatan yang dekat, jujur, dan relevan dengan kehidupan laki-laki muda hari ini.
07 / DETAIL ACARA
Kuota terbatas agar suasana tetap intim, aman, dan nyaman untuk berbagi.
Tanggal
Sabtu, 18 Juli 2026
Waktu
08.30-11.30 WIB
Lokasi
Function Room The CEO Building Cilandak Jak-Sel
Kuota
150 laki-laki
Investasi
Rp259.000
Daftar Sekarang
Temukan ruang untuk berbagi cerita, bertemu teman seperjalanan, dan saling menguatkan dalam menjalani peran sebagai ayah.
08 / FAQ
Apakah ini hanya untuk ayah?
Tidak. Program ini untuk laki-laki menikah, baik yang sudah memiliki anak maupun sedang mempersiapkan diri menjadi ayah.
Apakah bisa untuk pria lajang?
Bisa, selama siap hadir sebagai laki-laki yang ingin belajar lebih awal tentang arah diri, pernikahan, dan tanggung jawab keluarga.
Apakah peserta akan diminta bicara di depan umum?
Tidak dipaksa. Peserta diberi ruang untuk menulis, merefleksi, dan berbagi hanya bila merasa siap.
Apakah ini seperti seminar parenting biasa?
Tidak. The Silent Man lebih reflektif, personal, dan dekat dengan realita laki-laki muda dalam keluarga.
Apakah cocok untuk saya yang sedang merasa lelah dengan rumah tangga?
Ya. Program ini dirancang untuk laki-laki yang ingin memahami dirinya dan memperbaiki arah keluarga dengan cara yang lebih tenang.
Ada ruang untuk berhenti sebentar, menarik napas, dan membaca ulang arah pulang. Karena laki-laki yang diam pun tetap butuh didengar.