Ebook Parenting Islami
Catatan Parenting dari Perjalanan Haji
Ayah boleh jauh secara fisik. Tapi jangan sampai jauh dari hati anak.
Selama perjalanan haji, seorang ayah menuliskan catatan untuk anak-anaknya: tentang rindu, keluarga, ibadah, tawa, dan nasihat yang ingin tetap hidup di rumah.
Surat Cinta Ayah dari Tanah Suci
Ini bukan buku manasik. Ini bukan sekadar jurnal perjalanan. Ini adalah cara seorang ayah tetap mengasuh dari jauh: menulis, bercerita, mendoakan, dan menitipkan nilai untuk anak-anaknya.
Realita
Ayah sering pergi jauh. Untuk bekerja. Untuk berdakwah. Untuk menunaikan amanah. Bahkan untuk beribadah.
Tapi kadang, yang paling berat bukan jaraknya. Yang berat adalah anak-anak di rumah yang bertanya, “Abi kapan pulang?”
Di saat itulah ayah sadar: keluarga bukan sekadar tempat pulang. Keluarga adalah alasan mengapa kita ingin menjadi lebih baik.
Isi Ebook
Tentang ridha orang tua, pasangan, dan kebahagiaan keluarga yang sering menjadi pintu kebaikan.
Tentang hidup yang tidak selalu nyaman, bahkan dalam perjalanan ibadah sekalipun.
Tentang ayah yang belajar sensitif terhadap keadaan, bukan hanya sibuk dengan dunianya sendiri.
Tentang hubungan, kehadiran, dan ikatan hati yang tidak boleh putus meski jarak sedang jauh.
Tentang titik-titik haji yang tidak hanya melelahkan badan, tapi juga mengguncang hati.
Tentang rasa yang sering disembunyikan ayah, padahal diam-diam paling dalam.
Manfaat
Mampu melihat momen kecil sebagai bahan pendidikan dan pengasuhan keluarga.
Tidak hanya pulang membawa oleh-oleh, tapi juga membawa cerita, pesan, dan perubahan diri.
Karena anak tidak otomatis paham cinta ayah yang hanya disimpan dalam hati.
Mulai menulis pesan, doa, dan kenangan yang bisa dibaca anak suatu hari nanti.
Untuk Siapa?
Untuk ayah yang sering bepergian. Untuk calon jamaah haji atau umrah. Untuk ibu yang ingin menghadiahkan bacaan menyentuh untuk suami. Untuk keluarga muslim yang ingin membangun kenangan.
Dan tentu saja, untuk para ayah yang sebenarnya sayang keluarga, tapi kadang bingung cara menunjukkannya selain transfer uang, beliin martabak, atau pura-pura kuat padahal rindu berat.
Bonus
Supaya ebook ini tidak berhenti sebagai bacaan, tapi menjadi awal ayah menulis pesan untuk keluarga.
Panduan sederhana agar Ayah bisa mulai menulis pesan untuk anak.
Agar Ayah tidak bingung harus mulai dari mana.
Untuk membantu Ayah mengubah hikmah menjadi aksi kecil di rumah.
Harga
Dengan harga yang bahkan lebih murah dari sekali jajan keluarga di luar, Ayah bisa mendapatkan bacaan yang bukan hanya menyentuh, tapi juga memantik perubahan kecil di rumah.
Ambil Harga Launching SekarangHanya berlaku di bulan Mei 2026
Dengan harga yang bahkan lebih murah dari sekali jajan keluarga di luar, Ayah bisa mendapatkan bacaan yang bukan hanya menyentuh, tapi juga memantik perubahan kecil di rumah.
Ambil Harga Launching SekarangHanya berlaku di bulan Mei 2026
H. Arie Untung
Selebriti, Founder Hijrahfest, Jamaah Haji Maghfirah Travel
FAQ
Bukan. Ebook ini adalah catatan reflektif perjalanan haji yang dikemas sebagai surat cinta seorang ayah untuk anak-anaknya.
Sangat cocok. Ebook ini membantu pembaca merasakan suasana, nilai, dan hikmah haji dari sudut pandang keluarga.
Utamanya untuk ayah. Tapi ibu, calon orang tua, anak, guru, dan siapa pun yang peduli dengan keluarga juga bisa mengambil banyak pelajaran dari ebook ini.
Tidak. Bahasanya ringan, khas Fatherman: hangat, jenaka, reflektif, dan mudah dibaca.
Ya. Setelah pembayaran berhasil, pembeli mendapatkan akses ebook.
Tinggalkan juga cerita. Tinggalkan nasihat. Tinggalkan cinta. Tinggalkan kenangan yang membuat anak berkata:
“Dulu Ayah pernah menulis ini untukku.”
Saya Belajar Parenting
#KarenaSayaOrangTuaCerdas
Yang Senantiasa Memperbaiki Diri